Channel8.co.id – Tokyo.Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam menghadirkan investasi yang nyata, transparan, dan menguntungkan dalam Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, Senin (30/3/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa setiap proyek yang ditawarkan kepada investor telah memenuhi prinsip layak secara bisnis (feasible), bankable, serta memberikan hasil konkret bagi semua pihak. Ia juga mengajak investor untuk melihat Indonesia bukan sekadar pasar, tetapi sebagai mitra strategis jangka panjang.

Forum bisnis ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah menarik investasi Jepang ke sektor prioritas, seperti hilirisasi industri, energi baru terbarukan, infrastruktur, dan penguatan rantai pasok manufaktur. Jepang dinilai sebagai mitra kunci berkat keunggulan teknologi dan pengalaman industrinya.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, hasil pertemuan tersebut menghasilkan komitmen investasi sekitar Rp380 triliun, dengan sekitar 95 persen dialokasikan ke sektor ESDM. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan Internasional terhadap Negara Indonesia yang cukup tinggi.
Prabowo optimistis sinergi antara teknologi Jepang dan kekayaan sumber daya Indonesia akan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang saling menguntungkan.
Untuk memperkuat iklim investasi, pemerintah juga mengandalkan penguatan sovereign wealth fund (SWF) atau dana abadi negara dalam mengelola aset BUMN secara terintegrasi. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, serta kepercayaan investor global.
Kunjungan kerja ini sekaligus mempertegas hubungan ekonomi Indonesia–Jepang yang selama ini telah terjalin erat. Jepang sendiri merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia, khususnya di sektor otomotif, elektronik, dan energi.
Dengan komitmen investasi besar ini, pemerintah berharap arus modal asing terus meningkat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.(kutip dari berbagai sumber)





