BeritaFoto

Jelang Pernikahan : Darma Mangkuluhur Hutomo Gelar Tradisi Pengajian Dan Siraman

×

Jelang Pernikahan : Darma Mangkuluhur Hutomo Gelar Tradisi Pengajian Dan Siraman

Sebarkan artikel ini
Tomi Soeharto memberikan suapan kepada Darma Mangkuluhur Hutomo . Jumat (09/01/2026). (Channel8/knb)  
IMG_9281
IMG_9265BT
IMG_9248 SGT

Channel8.co.id – Jakarta.  Jelang Pernikahan Darma Mangkuluhur Hutomo, putra Hutomo Mandala Putra atau Tomi Soeharto melaksanakan tradisi Pengajian dan Siraman .  Prosesi dilaksanakan  hari  Jumat 09/01/2026  di Teuku Umar Mansion Menteng Jakarta Pusat. Kegiatan ini dihadiri seluruh keluarga dan kerabat  Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto

Kegiatan ini terangkum dalam foto-foto berikut ini :

Mengawali rangkaian kegiatan adalah dengan pengajian yang dipandu Majelis Ta’lim An Nuur Barokah pimpinan  Hj. Yani Bambang Adjie Soerjosoebandoro.  Bersama keluarga, dilantunkan  shalawat, doa dan ayat-ayat suci Al-Qur’an.  Kegiatan ini diikuti putra putri, cucu serta cicit dan kerabat keluarga besar H.M. Soeharto

Putra Putri Jendral Besar TNI H.M. Soeharto, serta cucu dan kerabat bersama melantukan doa , pujian dan ayat suci Al-Quran, Jumat – 9/1/2026. (Channel8/knb)

Dalam rangkaian pengajian yang berlangsung khidmat, Darma dengan penuh kerendahan hati memohon maaf kepada kedua orang tuanya atas segala khilaf dan kesalahan yang pernah diperbuat, seraya memohon doa dan restu untuk melangkah ke jenjang pernikahan bersama wanita pilihannya, Patricia Schultz Hadi, dengan harapan limpahan doa orang tua tersebut menjadi pelindung dari berbagai rintangan dan cobaan, sekaligus menuntun perjalanan rumah tangga mereka kelak menuju kehidupan yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

Ardhia Pramesti Regita Cahyani, atau  Tata, ibunda dari Darma Mangkuluhur Hutomo, tak kuasa menahan haru saat membacakan doa untuk putra tercinta. Jumat (09/01/2026). (Channel8/knb)

Selesai prosesi pengajian dan  mendapatkan nasehat kehidupan serta doa dari tokoh pemuka agama,  Darma Mangkuluhur mengikuti rangkaian Siraman.

Siraman dalam adat Jawa bukan sekadar prosesi memandikan calon pengantin. Di balik guyuran air dari tujuh sumber mata air yang mengalir perlahan, tersimpan makna mendalam tentang penyucian diri dan doa yang tulus dari orang-orang terkasih.

Momen haru menyertai prosesi siraman Darma Mangkuluhur Hutomo saat kedua orang tuanya, Tommy Soeharto didampingi Tata ,  mengguyurkan air bunga setaman sebagai pensucian diri dan doa  serta  restu menuju kehidupan rumah tangga.  Jumat (09/01/2026). (Channel8/knb)

Air menjadi simbol utama. Ia melambangkan kesucian, kehidupan, dan awal yang baru. Lewat siraman, calon pengantin dimaknai tengah membersihkan diri—bukan hanya secara lahir, tetapi juga batin. Segala sifat buruk, kesalahan masa lalu, hingga beban hati dilepaskan, agar langkah menuju kehidupan rumah tangga dimulai dengan hati yang bening dan niat yang lurus.

Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut Soeharto melakukan prosesi siraman sebagai simbol untuk mensucikan diri dan mendoakan Darma Mangkuluhur Hutomo . Jumat (09/01/2026). (Channel8/knb)

Prosesi ini kian bermakna ketika orang tua, kakek-nenek, dan para sesepuh ikut menyiramkan air. Setiap guyuran adalah restu. Setiap tetesnya mengandung doa: keselamatan, kebahagiaan, dan harapan agar rumah tangga yang akan dibangun kelak berjalan langgeng dan penuh berkah.

Sigit Harjojudanto atau Sigit Soeharto, memberikan siraman kepada Darma Mangkuluhur Hutomo putra Tomi Soeharto. Jumat (09/01/2026). (Channel8/knb)  

Dalam keheningan siraman, air memang mengalir di tubuh calon pengantin. Namun yang sesungguhnya mengalir adalah doa orang tua—doa yang menyertai anaknya melangkah menuju babak baru kehidupan.

Bambang Trihatmojo atau Bambang Tri, memberikan siraman kepada Darma Mangkuluhur Hutomo putra Tomi Soeharto. Jumat (09/01/2026). (Channel8/knb)  

Asal air siraman dalam tradisi jawa , secara tradisional, air siraman berasal dari tujuh sumber air yang berbeda. Angka tujuh (pitu dalam bahasa Jawa) melambangkan pitulungan, yakni pertolongan dan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, memberikan siraman kepada Darma Mangkuluhur Hutomo putra Tomi Soeharto. Jumat (09/01/2026). (Channel8/knb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *