Channel8.co.id, Pandeglang – Tim SAR gabungan masih mencari lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak saat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Banten. Hingga Sabtu (12/9/2026), kedelapan orang tersebut belum ditemukan.
Pada pencarian hari keempat, Jumat (11/9), tim membagi wilayah operasi ke dalam empat sektor utama dan satu sektor khusus. Penyisiran dilakukan menggunakan kapal SAR dan RIB hingga mendekati sejumlah pulau di sekitar Anak Krakatau.
Tim juga menyisir Pulau Rakata, Pulau Sertung dan Pulau Panjang, termasuk melakukan pencarian di daratan. Dari udara, helikopter turut dikerahkan untuk menyisir kawasan sekitar titik terakhir speedboat diketahui.
BACA JUGA : Presiden Prabowo Instruksikan KSAL Cari Lima Jurnalis Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan
Dalam operasi tersebut, KAL Anyer menemukan satu life jacket. Namun, hingga kini belum ada kepastian bahwa pelampung tersebut berkaitan dengan delapan orang yang masih dalam pencarian.
Lima jurnalis yang hilang yakni M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firdaus Wajidi (Anadolu Agency), dan Donal Husni (jurnalis lepas). Mereka bersama nakhoda, ABK dan seorang pemandu.

Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB, untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Setelah itu komunikasi dengan speedboat terputus.
Hingga update terakhir, Basarnas menyatakan pencarian masih berlangsung. Belum ada informasi resmi mengenai penemuan korban maupun speedboat. Tim SAR terus mengoptimalkan pencarian di wilayah perairan dan pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau.
Sumber utama: ANTARA, Basarnas/otoritas SAR, Kementerian Komdigi, TNI AL serta laporan media nasional yang diperbarui hingga 12 September 2026.





