Channel8.co.id — BTS kembali mencetak sejarah di industri musik dunia. Lewat BTS WORLD TOUR ‘ARIRANG’, grup beranggotakan RM, Jin, SUGA, J-Hope, Jimin, V, dan Jung Kook itu menjadi grup pop pertama yang mencatat penjualan tiket kumulatif lebih dari US$500 juta, atau sekitar Rp9 triliun.
Rekor tersebut berdasarkan data terbaru Billboard Boxscore yang dirilis 30 September 2026 dan dikutip sejumlah media Korea Selatan, termasuk Yonhap dan KBS World.
Yang menarik, BTS menjadi grup ketujuh dalam sejarah Boxscore yang berhasil menembus angka US$500 juta dari satu rangkaian tur. Enam grup sebelumnya seluruhnya merupakan band rock.
Artinya, BTS menjadi grup pop pertama yang masuk ke klub tersebut.
Agustus Jadi Bulan Fantastis BTS
Pencapaian itu tidak datang secara tiba-tiba. Salah satu pendorong terbesarnya adalah rangkaian konser BTS sepanjang Agustus 2026.
Dalam 12 pertunjukan di Amerika Utara, BTS menjual sekitar 801 ribu tiket dan membukukan pendapatan tiket sebesar US$171,7 juta atau sekitar Rp3 triliun.
Angka tersebut sekaligus membawa BTS kembali ke posisi pertama Billboard Top Tours untuk laporan bulanan Agustus. Ini merupakan kali kelima BTS berada di posisi teratas.
Menurut Billboard, pendapatan US$171,7 juta tersebut menjadi pendapatan bulanan terbesar kedua dalam sejarah Boxscore. Rekor tertinggi masih dipegang Beyoncé dengan US$179,3 juta dari 14 pertunjukan pada Agustus 2023.
Salah satu kontribusi terbesar datang dari dua konser di MetLife Stadium, New Jersey. Dua pertunjukan tersebut menghasilkan sekitar US$32,7 juta dari sekitar 158 ribu tiket.
Tur ARIRANG Belum Selesai
Rekor US$500 juta itu juga belum menjadi angka akhir.
Menurut Billboard, masih ada sekitar 40 pertunjukan dalam rangkaian tur ARIRANG. Dengan sisa jadwal tersebut, Billboard memproyeksikan pendapatan kumulatif tur BTS dapat mendekati US$1 miliar, atau sekitar Rp17–18 triliun tergantung nilai tukar.
Perlu dicatat, angka US$1 miliar tersebut merupakan proyeksi, bukan pendapatan yang sudah terealisasi.
Tur ARIRANG selanjutnya bergerak ke Amerika Selatan sebelum melanjutkan rangkaian konser di Asia dan Australia.
Jakarta Ikut Jadi Bagian dari ARIRANG
Indonesia juga masuk dalam perjalanan panjang tur dunia BTS.
BTS dijadwalkan tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 26, 27, dan 29 Desember 2026.
Pertunjukan 29 Desember merupakan konser tambahan yang diumumkan setelah tingginya permintaan penggemar. BIGHIT MUSIC secara resmi mengonfirmasi penambahan tanggal tersebut melalui Weverse.
ANTARA sebelumnya melaporkan bahwa konser awalnya dijadwalkan pada 26 dan 27 Desember, sebelum promotor IME Indonesia menambahkan pertunjukan ketiga pada 29 Desember.
Kehadiran tiga hari konser BTS di Jakarta sekaligus menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian ARIRANG di Asia.
Bagi ARMY Indonesia, momen ini bukan sekadar konser. Setelah bertahun-tahun menunggu penampilan lengkap tujuh member, BTS akhirnya kembali ke Indonesia dalam format full group.
Dari Konser ke Fenomena Ekonomi
Angka US$500 juta memperlihatkan bahwa kekuatan BTS tidak hanya berada pada musik dan popularitas digital.
Konser stadion dengan ratusan ribu penonton menciptakan perputaran ekonomi yang jauh lebih luas: tiket, perjalanan, hotel, transportasi, kuliner, merchandise hingga aktivitas ekonomi di sekitar lokasi konser.
Di Jakarta, penambahan satu hari pertunjukan sebelumnya juga disebut sebagai peluang bagi ekonomi kota. ANTARA mengutip Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menilai kehadiran konser berskala global dapat memberikan kontribusi ekonomi bagi Jakarta.
BTS kini masih melanjutkan perjalanan ARIRANG.
Dan jika proyeksi Billboard mendekati kenyataan, perjalanan tujuh member BTS ini bukan hanya akan menjadi salah satu tur K-pop terbesar, tetapi juga masuk ke jajaran tur konser dengan pendapatan terbesar dalam sejarah musik dunia.
ARMY masih punya banyak alasan untuk menunggu. Perjalanan ARIRANG belum selesai.
(Tim Red dari berbagai sumber)
Views: 1






