Channel8.co.id | Bogor – Delapan puluh tahun menjadi usia yang sarat makna bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dalam perjalanan panjangnya, institusi ini terus bertransformasi menghadapi dinamika keamanan yang semakin kompleks, mulai dari kejahatan konvensional hingga ancaman di ruang digital.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada Rabu (1/7/2026) mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” Tema tersebut menjadi penegasan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pelayanan yang semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Puncak peringatan digelar di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara dan melakukan pemeriksaan pasukan didampingi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Turut hadir Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta jajaran TNI dan Polri.

Dalam amanatnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri terus memperkuat pemberantasan berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat, termasuk perjudian daring yang kini menjadi salah satu ancaman serius di era digital.
Hingga Juni 2026, Polri telah mengungkap 718 kasus perjudian online, dengan menetapkan 1.164 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, aparat juga menyita barang bukti senilai Rp1,75 triliun sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai kejahatan ekonomi berbasis digital.
Selain penegakan hukum, Polri bersama Kementerian Komunikasi dan Digital juga telah memblokir sekitar 278 ribu situs dan konten perjudian online guna mempersempit ruang gerak para pelaku.
Kapolri juga mengungkap salah satu kasus terbesar yang berhasil dibongkar tahun ini, yakni jaringan perjudian online internasional yang beroperasi dari kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 322 warga negara asing (WNA) yang mengelola 145 domain perjudian online, dengan 291 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Kapolri, keberhasilan tersebut menjadi dorongan bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
“Hasil tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa meningkatkan kualitas layanan dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif, agar bangsa kita siap menyambut momentum bonus demografi sebagai titik tolak mewujudkan NKRI yang bersatu, berdaulat, maju, dan berkelanjutan,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri memasuki usia ke-80. Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan kejahatan yang semakin canggih, Polri dituntut terus beradaptasi, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.
Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik hanya dapat dirawat melalui kerja nyata, pelayanan yang humanis, penegakan hukum yang berkeadilan, serta komitmen menjaga keamanan sebagai fondasi utama pembangunan nasional. (red)






