Channel8.co.id , Bekasi — Kecelakaan hebat terjadi di jalur padat kereta api wilayah Jabodetabek. KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi menabrak rangkaian KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, memicu kepanikan penumpang dan gangguan perjalanan di lintas Bekasi.
Insiden terjadi sekitar pukul 20.52–20.55 WIB di emplasemen Stasiun Bekasi Timur. Berdasarkan informasi awal dari PT KAI Daop 1 Jakarta, rangkaian KA Argo Bromo Anggrek (PLB 4B) menemper gerbong belakang khusus wanita KRL Commuter Line lintas KPB–CKR (PLB 5568A) yang tengah berhenti di jalur.
Akibat benturan keras tersebut, sejumlah penumpang dilaporkan berhamburan keluar dari gerbong, sementara petugas gabungan dari KAI, KAI Commuter, kepolisian, dan tim evakuasi langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Beberapa saksi mata menyebut bagian belakang rangkaian KRL mengalami kerusakan cukup parah, gerbong khusus perempuan ini dilaporkan ringsek akibat benturan dari belakang.
Perjalanan kereta api di lintas Bekasi sempat terhenti total dan mengalami keterlambatan signifikan, baik untuk perjalanan KRL Commuter Line maupun kereta jarak jauh yang melintas dari dan menuju Jakarta, Bekasi, hingga Cikarang.
PT KAI menyatakan saat ini fokus utama adalah evakuasi penumpang, penanganan korban, serta normalisasi jalur rel agar operasional bisa kembali berjalan. Aliran listrik lintas terkait juga sempat dinonaktifkan demi keamanan proses evakuasi.
Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Informasi awal yang beredar menyebut adanya gangguan perjalanan sebelumnya di kawasan perlintasan Bulak Kapal yang menyebabkan KRL berhenti, sebelum akhirnya tertabrak kereta dari belakang. Namun, kronologi resmi masih menunggu hasil investigasi KAI dan pihak berwenang.
Peristiwa ini langsung menjadi sorotan publik karena terjadi di salah satu jalur tersibuk di Jabodetabek dengan mobilitas penumpang yang sangat tinggi pada jam malam. (koni)




