Berita

Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi, Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang

×

Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi, Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Selasa pagi, 28 April 2026. (Foto: Tangkapan layar Youtube Presiden)

Channel8.co.id , Bekasi – Presiden Prabowo Subianto langsung menjenguk para korban kecelakaan tabrakan kereta api yang masih menjalani perawatan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026) pagi.

Presiden tiba di rumah sakit sekitar pukul 08.39 WIB dan segera menuju poli bedah, kemudian melanjutkan kunjungan ke ruang perawatan Bougenville untuk menemui sejumlah korban yang dirawat. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga sempat berinteraksi langsung dengan pasien serta memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.

Di hadapan awak media, Presiden menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4) malam.

Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Selasa pagi, 28 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)

“Saya hari ini datang ke rumah sakit Bekasi. Tentunya kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan atas nama pemerintah. Kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana, tapi secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Kita segera akan atasi,” ujar Presiden.

Baca Juga :  KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Penumpang Panik Berhamburan dan Jalur Lumpuh

Prabowo menegaskan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian nasional guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Ia juga memastikan seluruh korban luka mendapatkan perawatan medis terbaik hingga pulih.

Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan pers usai menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Selasa pagi, 28 April 2026. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Presiden)

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tersebut terus bertambah. Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Update pukul 08.45 WIB, 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung,” ujar Bobby dalam pernyataan resminya.

Lihat Juga :  Menhub Harap Proses Evakuasi Korban Berjalan Cepat dan Lancar

KAI menyampaikan duka mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Sejak awal kejadian, fokus utama penanganan diarahkan pada proses evakuasi korban dengan mengutamakan keselamatan setiap penumpang.

Petugas gabungan dari Basarnas, tim medis, KAI, kepolisian, serta unsur terkait lainnya terus bekerja secara intensif di lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati, terutama terhadap korban yang sempat terjebak di dalam gerbong dan membutuhkan penanganan khusus.

Seluruh korban luka saat ini telah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

KAI juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh pihak asuransi dan KAI.

Selain itu, barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan ditempatkan di layanan lost and found, dengan pendataan yang dilakukan bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi.

Untuk membantu keluarga korban memperoleh informasi, KAI telah membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Masyarakat juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.

Hingga saat ini, Stasiun Bekasi Timur masih belum melayani aktivitas naik dan turun penumpang. Sementara perjalanan KRL untuk sementara dilayani hingga Stasiun Bekasi, dengan jalur hilir yang telah dibuka secara terbatas untuk operasional kereta.

Pemerintah menyerahkan penyelidikan penyebab kecelakaan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) agar investigasi berjalan menyeluruh, objektif, dan transparan.

Wakil Menteri Perhubungan RI Suntana menegaskan penanganan insiden akan terus dilakukan secara intensif dan informasi terbaru akan disampaikan secara berkala kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas. (koni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *