Channel8.co.id , Bekasi – Suasana Stasiun Bekasi Timur berubah menjadi pusat perhatian publik setelah insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line pada Senin (27/04) malam. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin hadir langsung di lokasi, memastikan proses evakuasi berjalan cepat dan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.
Kehadiran Menhub dan jajaran KAI di tengah proses evakuasi memberi pesan kuat bahwa pemerintah tidak hanya memantau dari jauh, tetapi turun tangan langsung untuk mendampingi korban. Dudy menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa dan menegaskan bahwa insiden ini menjadi pelajaran penting bagi peningkatan keselamatan perkeretaapian.

“Kejadian ini harus menjadi pengingat bahwa keselamatan penumpang adalah hal utama dalam setiap layanan transportasi,” ujarnya.
Di lapangan, petugas gabungan bekerja tanpa henti. Jalur rel yang rusak mulai dibersihkan, sementara aliran listrik di lintas Cibitung–Bekasi Timur dimatikan sebagai langkah pengamanan. Upaya ini dilakukan agar evakuasi korban dapat berlangsung aman dan lancar.

Investigasi penyebab kecelakaan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Pemerintah menegaskan hasil investigasi akan menjadi dasar perbaikan layanan dan peningkatan standar keselamatan di masa mendatang.
Kehadiran Menhub dan jajaran KAI di lokasi menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani krisis sekaligus komitmen untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap transportasi massal. (A2n)




